Jerapah, Mamalia paling Eksotis

 Fauna
Jerapah, Mamalia paling Eksotisby Gita Adi Saputraon.Jerapah, Mamalia paling EksotisApa itu Jerapah? Jerapah (zarafah) merupakan mamalia yang memiliki kuku genap dan merupakan binatang endemik Afrika. Jerapah adalah spesies hewan paling tinggi yang pernah hidup di daratan. Jerapah memiliki motif yang khas di tubuhnya yang menyerupai ornamen bebatuan. Jerapah jantan bisa memiliki ketinggian antara 4,8 s/d 5,5 meter dengan berat meksimal yang dapat dicapai adalah […]

2 Flares

2 Flares


×

Apa itu Jerapah?

Jerapah (zarafah) merupakan mamalia yang memiliki kuku genap dan merupakan binatang endemik Afrika. Jerapah adalah spesies hewan paling tinggi yang pernah hidup di daratan. Jerapah memiliki motif yang khas di tubuhnya yang menyerupai ornamen bebatuan. Jerapah jantan bisa memiliki ketinggian antara 4,8 s/d 5,5 meter dengan berat meksimal yang dapat dicapai adalah 1.360 kilogram. Sedangkan Jerapah betina pada umumnya lebih pendek serta lebih ringan dibandingkan dengan Jerapah jantan.

Jerapah, Mamalia paling Eksotis

Jerapah, Mamalia paling Eksotis

Jerapah hidup secara berkoloni bersama dengan Jerapah yang lainnya, namun tanpa adanya seekor pemimpin di koloni itu. Dalam satu koloni pada umumnya ada kurang lebih sepuluh Jerapah. Karena tidak adanya sebuah sistem kepemimpinan di dalam koloni tersebut, maka Jerapah dapat meninggalkan kelompoknya kemudian bergabung dengan koloni Jerapah yang lainnya. Koloni Jerapah memiliki habitat di sebuah padang rumput yang sangat luas atau bisa juga di hutan terbuka, asalkan ada persediaan air untuk kebutuhan koloni tersebut selama satu tahun. Jerapah tidak pernah meninggalkan habitat aslinya karena hewan ini tidak bisa menyeberangi rawa-rawa menggunakan kukunya yang akan lebih mudah tenggelam.

Jenis-jenis Jerapah Berdasarkan Warnanya

Berdasarkan pola dan variasi warnanya, Jerapah ada 9 jenis dianataranya adalah;

  • Jerapah Kanibal dengan pola warna coklat muda bercampur kemerahan yang dikelilingi garis dengan warna putih terang, seperti bentuk pola poligon. Bercaknya sampai kaki.
  • Jerapah Angola, yang memiliki pola bercak acak dan tidak teratur sampai bawah lutut.
  • Jerapah Kordofan, memiliki bercak yang lebih kecil dan juga tidak teratur, yang bercaknya juga ada di kaki bagian dalam.
  • Jerapah Masai yang memiliki bercak persis dengan daun anggur.
  • Jerapah Nubia, yang memiliki bercak segi empat.
  • Jerapah Uganda, yang memiliki bercak segi empat dengan gradasi warna krem.
  • Jerapah Afrika Selatan, dengan bercak tutul.
  • Jerapah Rhodesia dengan bercak bintang. Terakhir,
  • Jerapah Nigeria dengan bercak merah kekuningan.
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Genus: Giraffa
Spesies: G. camelopardalis
Nama binomial
Giraffa camelopardalis
Linnaeus, 1758

Populasi penyebaran Jerapah melingkupi kawasan dari Chad hingga Afrika Selatan, Bostwana, Namibia, Mozambik, serta Zimbabwe. Dan sebagian besar hewan ini berada di kawasan Afrika Timur, Zambia, Angola, dan juga Afrika Barat bagian selatan dari gurun Sahara. Karena Jerapah adalah binatang endemik dari Afrika, sehingga penyebaran juga hanya terbatas di wilayah Afrika saja.

Incoming search terms:

ciri ciri jerapah,ciri khusus jerapah,ciri-ciri jerapah,deskripsi jerapah,ciri khusus jerapah dan fungsinya,ciri ciri khusus jerapah,ciri ciri hewan jerapah,ciri jerapah,ciri khusus hewan jerapah,ciri ciri khusus pada hewan jerapah

Related Posts